Menilik Kebijaksanaan HAMKA

Ngomong-ngomong, mengapa nama HAMKA ditulis kapital semua? Sebab HAMKA itu singkatan nama beliau yang panjang: Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Beberapa menyebut Buya Hamka. Buya adalah gelar yang diberikan kepada ulama besar. Memang tidak salah. Beliau adalah ulama besar sekaligus penulis jempolan. Lewat goresan pena beliau pemikiran-pemikiran utama menyebar. Dan di kesempatan postingan ini saya bakal meneruskan pemikiran beliau, tapi dengan jalan yang kekinian.

Quotes. Cara kekinian memberi inspirasi.

Kata-kata buya hamka dalam karya Hamka berjudul Falsafah Hidup

Kata-kata buya hamka dalam karya Hamka berjudul Falsafah Hidup

Kata-kata buya hamka dalam karya Hamka berjudul Falsafah Hidup

Kata-kata buya hamka dalam karya Hamka berjudul Falsafah Hidup

Kata-kata HAMKA ini saya peroleh setelah membaca buku beliau yang berjudul Falsafah Hidup. Buku ini pertama kali ditulis pada tahun 1940 dan mengalami beberapa kali revisi sampai sekarang. Hebatnya, tulisan beliau tidak lekang setelah 75 tahun. Mungkin malah makin relevan. Saya juga ingin tahu mana favorit pembaca sekalian.

Jangan ragu-ragu untuk share di media sosial terdekat ūüėÄ

Iklan

Rules Aren’t Diamonds

rule breaker quote

Alkisah ada seorang saudagar Arab tua yang sakit-sakitan. Menjelang ajal, dia memanggil kedua putranya, “Aku mewariskan hartaku kepada kalian. Syaratnya, kalian harus berlomba balap unta. Yang untanya sampai paling akhir memperoleh bagian harta lebih besar.” Kemudian dua bersaudara itu pun melakukan balap unta. Balap unta itu berlangsung sangat lama sebab tidak seorangpun mau sampai lebih dulu.

Suatu ketika lewatlah seorang tua bijak. Orang bijak tersebut mendatangi dua bersaudara, mendengar kisah mereka, lalu mengatakan sesuatu. Tidak lama berselang, kedua bersaudara memacu unta dengan cepat untuk mencapai garis finish. 

Tahukah anda, apa yang dikatakan si orang bijak kepada dua bersaudara?

Kisah di atas sebenarnya merupakan satu teka-teki terkenal. Saya mengutipnya karena berhubungan dengan postingan kali ini: menyiasati peraturan. Ngomong-ngomong, kalau Anda penasaran dengan teka-teki di atas, jawabannya ada di akhir postingan ini.

Bagi saya, peraturan itu dibuat untuk mengusahakan keadilan bagi semua orang. Peraturan idealya dibuat dengan niat baik, namun tidak semua peraturan itu baik. Kalau Anda dirugikan karena adanya peraturan, sesungguhnya peraturan itu tidak sehat. Misalnya akhir-akhir ini muncul berita bahwa Pemda Aceh mengajukan peraturan jam malam bagi perempuan. Tanpa memberikan judgement, perlu adanya pertimbangan apakah para perempuan itu akan dirugikan? Apakah kerugian tersebut berdampak besar? Misalnya pembatasan tersebut berakibat sebagian perempuan tidak bisa melakukan kegiatan ekonomi. Efeknya adalah penurunan produktivitas. Pendapatan daerah juga berkurang (misalnya saja loh yaa).

Mengikuti peraturan itu bagus. Yang saya tekankan adalah, you don’t have to¬†follow rules when you know it’s stupid. Ini merupakan pola pikir yang banyak dipakai di dunia kreatif. Ketika semua handphone¬†7-8 tahun lalu menggunakan keypad, iPhone menggebrak pakem dengan layar sentuh dan hanya satu tombol sebagai¬†antarmuka. Hasilnya, pamor iPhone melejit sebagai produk paling inovatif. Hal yang sama saya temukan di dunia consulting. Para konsultan bisnis membuat solusi dari mencatat fenomena, kemudian mendobrak asumsi dasar untuk menemukan sesuatu yang baru. Seringkali solusinya datang dari sesuatu sederhana yang diluar asumsi normal. Solusi bisa¬†datang dari mendobrak peraturan.¬†Quote di awal saya kutip dari kantor suatu firma konsultan tersohor.

Peraturan adalah sesuatu buatan manusia. Seperti layaknya semua hal buatan manusia, mereka tak lepas dari cacat. Jadi sikapilah peraturan di sekitar Anda dengan cerdas. Be rebellious yet wise. Rules, unlike eternal diamonds, are subject to change.

NB. Jawaban dari teka-teki di atas yaitu: si orang bijak berkata, “Kalian saling bertukar unta saja.” Kalau Anda mengerti makna solusi ini, berarti 80% isi blog sudah tersampaikan ūüėČ

Kutipan

Jumatan 3 Oktober

Orang beriman tidak akan diuji dengan hal yang haram karena ia mengetahuinya. Orang beriman akan diuji dengan hal yang halal, apakah ia akan berlebihan atau tidak.

Itu kalimat paling keren yang saya dengar dalam beberapa khotbah Jumat terakhir. Beberapa menit kemudian saya tidak dengar apa-apa lagi. Yang saya ingat sudah khotbah kedua. Seperti biasanya.

Perubahan Cuaca Adalah Berkah

Alasan Tuhan membuat cuaca

Quote about rain
Bahasa Indonesia

Why God created weather

Quote about rain
English

 Baru saja saya pulang dari kampus ITB dan kehujanan. Hujan itu deras sekali, nyaris tak masuk akal. Saya yang sudah pakai ponco saja megap-megap diterpa siraman hujan dan angin. Air mulai mengalir dan jalanan seperti sungai. Saya berjuang keras mencapai rumah. Alhamdulilah sampai dengan selamat.

Sampai di rumah hujan masih deras. Saya tiba-tiba terbayang apa yang bisa dilakukan selama hujan: menunggu. Bayangkan saja, mungkin ketika menunggu ada orang asing yang ikut berteduh bersama anda. Tidak ada kerjaan lain. Kemudian anda ngobrol dan hal tersebut berlanjut. Anda bersahabat. Siapa sangka cuaca buruk memberikan nasib baik? Dari sudut pandang yang lebih tinggi, mungkin saja itu bukan kebetulan belaka. Menurut saya Tuhan memang adil. Bahkan perubahan cuaca saja membawa kebaikan. Baca lebih lanjut