Reading List September 2015: Kembalinya Karya Legendaris

Legendaris.

Ya, itulah persamaan dari tiga buku yang targetnya saya bereskan bulan ini. Alasan pertama adalah penulis yang memang sudah terkenal kiprahnya di bidang masing-masing. Alasan kedua adalah catatan terbitan buku itu sendiri. Salah satu buku dicetak lagi setelah pertama naik cetak tahun 1940! Satunya lagi pertama kali dicetak tahun 1993. Sedikit lebih muda daripada saya. Yang terakhir masih relatif baru, tapi tahun 2015 ini sudah terhitung cetakan kesepuluh.

Nggak perlu lama-lama lagi deh. Toh sudah ketahuan bukunya apa saja. Ini pratinjau buku yang targetnya mau saya baca untuk September.

Falsafah Hidup: Memecahkan Rahasia Kehidupan Berdasarkan Tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah (Prof. Dr. HAMKA)

sampul buku Falsafah hidup Hamka

Falsafah Hidup – Prof. Dr. HAMKA

Judulnya panjang dan cukup membuat segan buat membuka bukunya (bukan malas loh). Bayangan pertama adalah, “wah bacaan berat nih”. Tapi jangan khawatir, prasangka itu ternyata benar. Ini bacaan berat! Prof. Dr. HAMKA merupakan salah satu cendekiawan muslim terbaik yang pernah dimiliki Indonesia menurut saya pribadi. Tulisannya bukan ecek-ecek. Ini buku soal filsafat. Dengan berkiblat Al-Qur’an dan sunnah serta kutipan dari filsuf Barat maupun filsuf Muslim, beliau menjabarkan bagaimana manusia hidup secara hakiki sebagai manusia utama. Nah mulai dari sini susah dijelaskan isinya. Pokoknya hidup terbaik manusia itu kalau kendali ada pada akal dan imannya.

Ini adalah yang pertama saya baca. Saya menikmati ini karena tata bahasa Indonesianya sangat indah. Baku dan padat. Kemudian saya juga suka HAMKA menyertakan perkembangan zaman, misalnya teknologi operasi bedah, Universal Declaration of Human Rights, dan sebagainya. Ingat, buku ini ditulis tahun 40-an. Dari segi konten, ini memupuk kesadaran sebagai manusia seutuhnya. Kesadaran seperti itu menurut saya banyak tergerogoti di zaman sekarang. Karena kerjaan, gaya hidup non-religius, dan zaman yang mementingkan materi daripada kalbu.

Markesot Bertutur (Emha Ainun Nadjib)

cover buku markesot bertutur

Markesot Bertutur – Emha Ainun Nadjib

Siapa Markesot? Dia adalah tokoh fiksi yang jadi sentral di buku ini. Dia dan teman-temannya yang tergabung dalam Konsorsium Para Mbambung (KPMb) membicarakan berbagai topik dengan pendekatan cerdas. Emha Ainun Nadjib lihai dalam meramu percakapan yang bikin kita berpikir keras. Setidaknya itu kesan yang saya dapat setelah baca beberapa paragraf dari satu judul.

Mungkin ada kekurangannya juga. Kalau dilihat dari daftar isinya, ada bahasan yang outdated banget. Misalnya Perang Teluk I, Lady Diana, dan sejenisnya. Ingat lagi, buku ini pertama kali terbit tahun 1993. Jadi harap maklum kalau beritanya sedikit usang hehe. Semoga kajiannya nggak ikutan usang.

Ronggeng Dukuh Paruk Trilogi (Ahmad Tohari)

cover buku ronggeng dukuh paruk

Ronggeng Dukuh Paruk – Ahmad Tohari

Saya suka sekali dengan cover warna oranye cerah dari novel ini. Pas ada di rak toko kira-kira 3-4 bulan lalu, langsung saya sambar. Baru sekarang benar-benar punya waktu buat membacanya. Oke, jadi ini adalah gabungan dari tiga buku: Catatan Buat Emak, Lintang Kemukus Dini hari, serta Jantera Bianglala. Sering dengar-dengar dan baca sekilas di soal ujian Bahasa Indonesia, buku ini bercerita tentang Srintil, ronggeng terakhir Dukuh Paruk. Apa itu ronggeng? Penari, tapi bukan sekedar penari. Bisa dikatakan penari striptease pada zaman itu. Tapi bukan yang kelas rendah juga. Ronggeng itu penari kelas tertinggi. Sayangnya Srintil mengalami perubahan zaman. Aneka jalan cerita tak terduga pun terjadi. Kira-kira begitulah. Nanti kalau sudah baca saya terangkan dengan lebih jelas.

Iklan

7 thoughts on “Reading List September 2015: Kembalinya Karya Legendaris

  1. Gara berkata:

    Bacaan-bacaan yang mantap (y). Saya belum pernah selesai membaca RDP, napas kayaknya selalu terhenti di tengah jalan setelah terengah-engah, tapi ronggeng memang menarik banget sih buat dijadikan potret sosial masyarakat yang digambarkan :)). Nanti mau coba cari lagi di perpustakaan deh, siapa tahu masih ada (mestinya masih, ya). Ulasan lengkap untuk setiap bukunya ditunggu!

    Disukai oleh 1 orang

Silakan berkomentar di sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s