Tips Naik Kereta Api dengan Nyaman

Musim liburan tiba! Di akhir tahun ini paling enak pulang kampung atau pergi berlibur ke luar kota. Salah satu mode transportasi yang dapat diandalkan saat ini adalah kereta api. Dengan ketepatan waktu dan kenyamanan yang semakin baik, sekarang naik kereta api makin enjoyable. Bukan promosi loh. Saya naik kereta api puluhan kali dalam empat tahun terakhir. Tiketnya selalu saya simpan. Banyaknya sudah menyaingi bukti pengiriman recommended seller di FJB online hehehe.

Beberapa tahun belakangan PT.KAI selaku pelaksana operasional kereta api sangat rajin berbenah. Di Stasiun Bandung misalnya, setiap saya datang untuk berangkat atau pulang selalu saja ada sesuatu yang baru. Secara keseluruhan pelayanan pun berubah. Pengalaman buat naik kereta pun jadi berbeda. Namun di sisi lain ada hal yang perlu diketahui. Misalnya di dalam kereta dilarang merokok, pengantar dilarang masuk peron, dan sebagainya.

Di sini saya membatasi tips untuk bepergian jarak jauh. Kalau naik komuter atau KRD, anjuran bertahan hidupnya lain lagi. Nah, berikut tips dari saya.

1. Pesan Tiket di Channel Alternatif Lebih Cepat Daripada Antri di Loket

PT.KAI membuka channel penjualan tiketnya untuk mempermudah pelanggan. Kita bisa membeli tiket lewat agen, minimarket, online ticketing, hingga aplikasi mobile. Kelebihan menggunakan channel alternatif tersebut antara lain:

Lebih cepat: Antriannya sedikit. Kalau di loket stasiun besar, rata-rata saya perlu waktu 30 menit dari ambil nomor antrian sampai memperoleh tiket.

Lebih murah: Serius? Ya. Sejak Agustus 2014 kemarin biaya channel alternatif dibuat lebih murah (meskipun selisihnya dipakai buat keuntungan agen atau biaya transfer juga). Yang jelas itu masih menguntungkan bagi pelanggan. Kita bisa memperoleh layanan lebih cepat dengan harga bersaing.

Pilihan Sama Bebas: Siapa bilang kita tidak bisa menentukan pilihan kelas, tempat duduk dekat jendela? Di channel alternatif hal tersebut masih mungkin dilakukan. Dalam online ticketing dan aplikasi mobile bahkan disediakan denah gerbong dan tempat duduk yang tersedia. Kita bisa memilih tempat duduk seperti saat mau nonton di bioskop.

Kekurangan memesan dengan channel alternatif adalah kita tidak langsung memperoleh tiket, melainkan diberi kode booking. Nanti di stasiun kode booking ini dapat diberikan kepada loket atau ditulis sendiri di CTM (Cetak Tiket Mandiri) untuk dicetak jadi tiket. Perlu diperhatikan bahwa tiket harus dicetak paling lambat 30 menit sebelum keberangkatan. Menurut saya alasan utamanya supaya aman saja. Sering ada kasus dimana saat libur seperti ini stasiun penuh orang sehingga mencetak tiket perlu waktu lama. Kan nggak lucu kalau batal berangkat karena tiket belum dicetak.

2. Makin Awal Sampai di Stasiun, Makin Baik

Ini anjuran terutama untuk orang yang harus mencetak tiket dulu (lihat penjelasan nomor (1). Di samping itu, kereta api sekarang punya catatan ketepatan waktu makin baik. Biasanya waktu keberangkatan akan sama dengan yang tertera pada tiket. Toleransinya paling lama 5 menit jika tidak ada masalah. Jadi lebih baik datang lebih awal daripada mepet waktu keberangkatan.

Apabila datang dari stasiun awal keberangkatan kereta, datang awal bisa memastikan bagasi kita terjamin di tempat semestinya. Kasus yang sering terjadi, terutama di kelas ekonomi, adalah ruang bagasi di atas tempat duduk selalu penuh oleh kardus dan tas segala macam.

3. Cek Ulang ketika Sampai Di Stasiun

Jangan lupa bawa tiket. Jangan lupa bawa identitas. Untuk melihat kondisi terkini kereta yang akan Anda naiki, lihat pada layar yang terdapat di stasiun. Di situ umumnya tertampang kereta apa sekarang sedang berada di mana, perkiraan sampai stasiun pukul berapa, serta statusnya (on time atau delayed). Kemudian untuk mengetahui kereta Anda pada jalur mana, bertanyalah pada petugas saat pemeriksaan tiket dan identitas.

4. Bawa Bantal dan Bekal Sendiri di Kereta

Saya bisa bilang kalau kursi kereta api kelas bisnis dan ekonomi nggak enak. Buat duduk apalagi tiduran. Cuma kursi eksekutif yang betul-betul nyaman (dengan harga yang betul-betul mahal). Bantal disewakan di dalam kereta. Sama saja, masih nggak enak. Saya sarankan bawa bantal leher sendiri kalau mau menyandarkan kepala dengan nyaman.

Kemudian ada satu kebijakan yang harus disikapi dengan bijak. Jadi pedagang asongan sudah dilarang untuk berjualan. Di stasiun maupun dalam kereta. Di satu sisi hal tersebut membuat layanan lebih cepat, rapi, dan bersih. Sementara itu berarti kita sebagai penumpang cuma bisa mengandalkan bekal sendiri atau PT. KAI sendiri sebagai penyedia makanan di kereta (tentunya mahal, apa yang Anda harapkan?). Memang di beberapa stasiun terdapat beberapa pengasong yang bandel dan tetap berjualan. Namun ada baiknya kalau Anda sudah berbekal makan dan minum dari awal. Bisa lebih terjamin dan murah.

Selain bekal makan dan minum, sebaiknya Anda bersiap bekal untuk menghabiskan waktu selama di kereta. Saya terbiasa bepergian 11-12 jam. Saya menghabiskan sebagian besarnya dengan membaca, mendengar musik, menikmati pemandangan, ngobrol dengan penumpang lain, dan tidur. Anda bisa berbekal seperti saya, atau lain-lain yang Anda perlukan. yang jelas hindarkan diri dari rasa bosan dalam perjalanan panjang.

5. Mengobrol dengan Penumpang Lain Sangat Dianjurkan

Kalau Anda bepergian dalam kelompok, tidak ada masalah dengan tips pada nomor ini. Anda bisa mengobrol dan bercanda sampai tak terasa sudah sampai tujuan. Namun kalau Anda pergi sendiri dan berada di gerbong ekonomi, tips ini sangat berguna (kelas bisnis dan eksekutif memberi ruang interaksi lebih sedikit). Anda bisa ngobrol banyak hal. Cukup untuk mengisi sebagian perjalanan. Perasaan juga lebih nyaman karena Anda tidak asing dengan sekitar. Kemudian mereka bisa memberitahu Anda jika kereta sudah mencapai stasiun tujuan. Kadang-kadang bisa juga saling berbagi makanan. Melaksanakan tips ini mayoritas berdampak positif.

6. Kalau Beruntung, Manfaatkan Kursi Ekstra

Tips ini bekerja untuk kelas ekonomi dan bisnis. Kalau Anda bepergian pada hari kerja atau sedang hoki, banyak kursi kosong di dalam kereta. Manfaatkan, sebelum dimanfaatkan orang lain hahaha. Jarang-jarang bisa duduk selonjoran sendiri.

7. Sempatkan Meluruskan Kaki saat Kereta Berhenti di Stasiun

Menghabiskan perjalanan jauh sambil duduk diam itu bikin badan pegal. Kalau naik kereta, Anda bisa jalan-jalan di gerbong. Saat berhenti di stasiun pun Anda bisa turun dari kereta sesaat. Asal hati-hati saja nanti tempat duduk Anda tidak disambar (kasus biasa kalau di kelas ekonomi)

8. Gunakan Jasa Porter Bila Bawaan Anda Banyak

Porter di kereta api yang resmi itu berseragam. Mereka dapat mudah ditemui begitu Anda turun dari kereta. Apalagi kalau Anda nampak kerepotan, biasanya si porter yang mendatangi. Gunakan saja jasa mereka. Jangan lupa memberikan uang tip. Besarnya kira-kira Rp 20.000.

Saya pernah mendengar kisah dari teman saya yang menggunakan jasa porter. Sebagai tanda terima kasih (niatnya bener-bener tanda terima kasih, bukan buat bayar), dia memberi uang Rp 15.000. Ketika menerima uang, si porter berkata, “Kurang lima ribu, pak.” Teman saya ini jadi kaget, ternyata ada tarif pokoknya.

9. Manfaatkan Layanan Gratis di Stasiun

Sekarang di stasiun fasilitasnya cukup lengkap dan menyenangkan. Ada Wifi (kadang gratis kadang nggak), colokan untuk charger, toilet bersih, mushola. Bahkan di dalam kereta pun toiletnya sudah bagus. Pakai septic tank (kan kalau dulu langsung bolong ke jalan rel). Di dalam kereta juga ada colokannya. Semua fasilitas itu bagi penumpang sangat berguna.

10. Bertanya Jalan Kepada Petugas

Biasanya begitu keluar dari stasiun, Anda akan didatangi tukang becak, sopir taksi, ojeg, dan jasa transportasi lain berbondong-bondong. Kalau tidak tahu triknya bisa-bisa harus bayar mahal. Kalau misalnya Anda sampai di suatu daerah dan belum tahu jalan, tanyalah kepada petugas di dalam stasiun. Dari situ Anda bisa tanya juga berapa harga rata-rata transportasi. Begitu bertemu dengan orang yang menawarkan macam-macam transportasi, Anda langsung tawar harganya.

Bepergian jauh dengan kereta itu menyenangkan. Tips dari pengalaman ini sangat ampuh bagi saya. Semoga bisa berguna buat Anda juga. Selamat bepergian 🙂

Iklan

3 thoughts on “Tips Naik Kereta Api dengan Nyaman

  1. Anonim berkata:

    wah,,,bermanfaat sekali,,,jujur sy baru mau naik kereta api,,, krn sy org Makassar,,, klo pesawat sih sering…hehehe

    Suka

Silakan berkomentar di sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s