Kategori dan Kriteria Kepunahan Spesies Menurut IUCN

Saya menulis ini di blog sekedar berbagi pengetahuan (dan juga sumber tugas kuliah. Soalnya ini asalnya dari tugas kuliah Pengetahuan Lingkungan, hahaha)

Sumber utamanya dari link berikut:

https://portals.iucn.org/library/efiles/documents/RL-2001-001-2nd.pdf

Judulnya adalah IUCN Red List Categories and Criteria. Di dalamnya berisi standar mengenai kriteria risiko kepunahan suatu takson di level spesies dan di bawahnya. Setiap takson harus dievaluasi sebelum dapat dikategorikan. Petunjuk evaluasi terdapat dalam buku lain. Silakan cari sendiri di situsnya karena di luar scope bahasan.

Endangered chart-small

Kategori kepunahan spesies berdasarkan IUCN – versi Bahasa Indonesia

Punah (ExtinctEX)

Sebuah takson dinyatakan punah apabila tidak terdapat keraguan bahwa individu terakhir telah mati. Pernyataan punahnya sebuah takson perlu didasari dengan survei intensif di habitat yang telah diketahui pada kondisi, musim, dan siklus hidup yang tepat.

Punah di Alam Liar (Extinct in the WildEW)

Sebuah takson dinyatakan punah di alam liar apabila individu yang bertahan hidup hanya ditemukan di penangkaran atau fasilitas konservasi. Pernyataan punahnya seuatu takson di alam bebas perlu didasari hasil survei di habitat yang diketahui dengan memperhatikan musim dan siklus hidup takson.

Bahaya Kritis (Critically EndangeredCR)

Sebuah takson dikatakan dalam bahaya kritis apabila dalam proses evaluasi ditemukan bahwa takson tersebut memenuhi kriteria A sampai E untuk critically endangered (lihat dari link acuan, panjang banget soalnya)

Bahaya (EndangeredEN)

Sebuah takson dikatakan dalam bahaya apabila dalam proses evaluasi ditemukan bahwa takson tersebut memenuhi kriteria A sampai E untuk endangered (lihat dari link acuan, panjang banget soalnya)

Rentan (VulnerableVU)

Sebuah takson dikatakan rentan apabila dalam proses evaluasi ditemukan bahwa takson tersebut memenuhi kriteria A sampai E untuk vulnerable (lihat dari link acuan, panjang banget soalnya)

Menuju Terancam (Near threatenedNT)

Sebuah takson dinyatakan menuju terancam apabila telah dievaluasi berdasarkan kriteria dan tidak sampai masuk dalam kategori bahaya kritis, bahaya, atau rentan. Namun secara kuantitatif memiliki nilai yang dekat dengan kriteria terancam.

Tidak Terancam (Least ConcernLC)

Sebuah takson dinyatakan tidak terancam apabila telah dievaluasi berdasarkan kriteria dan tidak sampai masuk dalam kategori bahaya kritis, bahaya, atau rentan. Kemudian tingkat penyebaran dan abundansi takson sangat luas sehingga tidak ada kekhawatiran atas kepunahan.

Data Tidak Lengkap (Deficient DataDD)

Sebuah takson dikatakan dalam kategori data tidak lengkap apabila evaluasi untuk menguji risiko kepunahannya tidak dapat dilaksanakan. Sebabnya adalah kurangnya informasi atas abundansi serta distribusi takson. Hal ini menunjukkan bahwa untuk mengetahui risiko kepunahan takson diperlukan riset derta survei yang lebih lanjut.

Tidak Dievaluasi (Not EvaluatedNE)

Sebuah takson dikatakan tidak dievaluasi apabila belum ada proses evaluasi yang dijalankan untuk menilai risiko kepunahannya.

Semoga berguna.

Iklan

2 thoughts on “Kategori dan Kriteria Kepunahan Spesies Menurut IUCN

Silakan berkomentar di sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s